Aplikasi Pembukuan Online Shop di WhatsApp
Jualan online tapi bingung catat order, COD, dan ongkir yang bolak-balik? Dengan aplikasi pembukuan online shop berbasis WhatsApp, kamu bisa mencatat tiap order, biaya ekspedisi, dan harga jual produk langsung dari chat — tanpa install aplikasi tambahan.
Coba gratis sekarang, langsung dari WhatsApp!
Mulai Catat Order →Masalah Pencatatan Keuangan Online Shop
Online shop punya alur uang yang cukup ribet. Uang masuk dari banyak channel (transfer, COD, e-wallet), uang keluar untuk restok, ongkir, bubble wrap, sampai biaya admin marketplace. Banyak seller online shop menghadapi masalah klasik berikut:
- Order via chat gak tercatat. Pelanggan order lewat WA, tapi lupa dimasukkan ke catatan, akhirnya bingung udah dikirim apa belum.
- Ongkir dan biaya COD tercampur. Untung kelihatan besar, padahal banyak yang termakan ongkir dan potongan COD.
- Gak tahu untung per produk. Produk A kelihatan laku, tapi setelah dipotong modal dan ongkir ternyata tipis.
- Stok dan keuangan gak nyambung. Uang masuk, tapi lupa buat restok, akhirnya modal dipakai untuk yang lain.
- Piutang pelanggan tertinggal. Ada yang utang setengah bayar atau dp dulu, tapi gak diikuti.
Solusinya bukan pindah ke spreadsheet yang ribet, tapi pakai alat yang secepat chat dan bisa ngikutin ritme order online shop.
Kenapa WhatsApp Cocok Buat Online Shop
Buat seller, WhatsApp udah jadi tempat pelanggan order. Jadi catat keuangan di tempat yang sama sangat masuk akal:
- ✅ Gak perlu install app baru — WhatsApp sudah jadi alat jualan utamamu.
- ✅ Catat langsung dari chat order — salin order pelanggan ke bot, langsung tercatat.
- ✅ Paham bahasa bebas — ketik
jual dress 2 pcs 150rb ongkir 15rbatau "COD tas 200 ribu ongkir 12 ribu", AI tetap paham. - ✅ Bisa pakai suara — voice note pas packing barang biar gak berhenti ngetik.
- ✅ Bisa dikelola bareng admin — kamu dan admin toko catat di nomor bot yang sama.
- ✅ Rekap otomatis tiap hari — total omzet dan estimasi untung dikirim tanpa diutik.
- ✅ Aman dan tercadang — datanya gak hilang walau HP ganti atau hilang.
Pendek singkat, semua kebutuhan administrasi online shop kamu bisa diatur dari satu chat yang sama, tanpa pindah-pindah aplikasi atau buka laptop.
Cara Kerja: Catat Order Online Shop Lewat Chat
Mulainya super cepat, cukup tiga langkah:
- Chat nomor bot. Kirim pesan seperti chat biasa ke nomor WhatsApp resmi Catat Uang WA.
- Catat order & biaya. Ketik
jual hijab 3 pcs 90rb ongkir 10rbatau kirim voice note "baru aja kirim COD sepatu 250 ribu ongkir 18 ribu". Sistem otomatis mengenali nominal, ongkir, dan kategori. - Cek & rekap. Ketik
saldoataurekapuntuk lihat total omzet dan estimasi untung hari ini. Detail lengkapnya bisa dicek di dashboard web.
Butuh catat restok atau biaya packaging? Cukup ketik beli bubble wrap 30 ribu dan sistem
akan menandainya sebagai pengeluaran, terpisah dari omzet jualan.
Fitur Penting untuk Online Shop
Walaupun dicatat lewat chat, fiturnya lengkap layaknya aplikasi pembukuan modern:
- Catat dengan AI (bahasa bebas) — paham gaya bahasa Indonesia & slang seller.
- Scan struk otomatis — foto resi atau nota supplier, data langsung terekam.
- Catat suara / voice note — tinggal cerita pas packing, gak perlu ngetik.
- Kategori otomatis — omzet, ongkir, restok, COD, biaya admin, terpisah rapi.
- Utang & piutang + pengingat — jangan sampai lupa tagih pelanggan dp.
- Rekap harian & bulanan otomatis — total omzet dan untung dikirim otomatis.
- Export CSV/Excel — untuk laporan dan analisa untung per produk.
- Dashboard web — lihat detail, edit, dan hapus transaksi dengan mudah.
Manfaat Buat Online Shop
Dengan pencatatan rapi, online shop kamu jauh lebih gampang dikontrol:
- Tahu untung bersih, bukan cuma omzet. Semua ongkir dan biaya sudah dipotong otomatis.
- Order gak bocor. Semua order via chat tercatat, gak ada yang tertinggal.
- Bisa evaluasi produk. Lihat produk mana yang paling untung dan paling laris.
- Modal jelas. Tahu berapa modal yang dipakai restok dan berapa yang aman ditarik.
- Tim bisa bantu catat. Admin toko juga bisa input order di nomor yang sama.
- Gak perlu install app apa pun. Semua jalan dari WhatsApp yang udah ada.
- Bisa dipakai seller mana pun. Makin gede orderan, tinggal naik paket.
Intinya, aplikasi pembukuan online shop ini bikin kamu tahu posisi keuangan toko secara real-time, tanpa harus pusing nunggu akhir bulan.
Contoh Hitung Untung Bersih Per Order
Banyak seller online shop keliru soal untung karena cuma lihat harga jual. Padahal, di tiap order ada potongan yang harus dihitung. Contohnya, kamu jual dress Rp150.000, ongkir Rp15.000, dan pembeli pilih COD yang dipotong biaya Rp5.000.
Kalau cuma dicatat "jual dress 150rb", kamu bakal pikir untung besar. Tapi kalau dicatat rapi pakai
bot: jual dress 150rb ongkir 15rb biaya COD 5rb, sistem bakal memisahkan omzet dari biaya.
Modal dress misal Rp80.000 juga kamu catat saat restok.
Di rekap, kamu akan lihat: omzet Rp150.000, dikurangi modal Rp80.000, ongkir Rp15.000, dan biaya COD Rp5.000. Untung bersih kamu sebenarnya Rp50.000 per order — bukan Rp70.000 seperti kalau ongkir gak dihitung.
Komponen yang Wajib Dicatat Tiap Order
- Harga jual — omzet yang masuk.
- Modal produk — harga beli plus ongkir masuk.
- Ongkir ke pembeli — sering bikin margin bocor.
- Biaya admin/COD — potongan marketplace atau ekspedisi.
- Biaya packaging — bubble wrap, lakban, karton.
Dengan aplikasi pembukuan online shop yang mencatat semua komponen ini, kamu bisa pasang harga jual yang benar-benar menguntungkan, bukan asal murah.
Tips Rapihin Keuangan Online Shop
- Catat order saat masuk, jangan ditunda. Karena ordernya banyak, kalau ditumpuk bakal chaos.
- Pisahkan ongkir dari omzet. Ini sering bikin seller keliru soal untung.
- Hitung modal + ongkir + biaya admin saat harga jual. Biar margin tetap aman.
- Pakai pengingat tagihan untuk pelanggan dp. Jangan sampai piutang ngendap.
- Evaluasi tiap awal bulan. Lihat tren produk dan sesuaikan strategi promosi.
Pilihan Paket untuk Online Shop
Pilih sesuai volume ordermu. Semua paket bisa aktif dalam 1 menit setelah pembayaran:
| Paket | Harga/Bulan | Kuota |
|---|---|---|
| Free | Gratis | 10 teks, 3 struk |
| Lite | Rp15.000 | 45 teks, 15 struk, edit/hapus |
| Starter | Rp29.000 | 90 teks, 30 struk, export CSV, +1 nomor |
| Premium | Rp59.000 | 190 teks, 60 struk, Analisis Keuangan, +2 nomor |
| Pro | Rp129.000 | 380 teks, 115 struk, Analisis Keuangan, +4 nomor |
Untuk online shop kecil yang baru rajin mencatat, paket Starter sudah pas. Untuk toko dengan order padat dan butuh analisa untung per produk, naik ke Premium atau Pro.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah aplikasi ini bisa mencatat ongkir dan biaya COD?
Bisa. Kamu bisa mencatat ongkir sebagai pengeluaran dan biaya COD sebagai biaya jualan, sehingga untung bersih per order langsung terlihat di rekap bulanan.
Bisakah catat order yang masuk lewat chat WhatsApp?
Bisa banget. Karena pencatatannya juga di WhatsApp, kamu bisa langsung salin order pelanggan ke bot, lengkap dengan nama produk, harga, dan ongkir, lalu sistem mencatatnya otomatis.
Apakah saya perlu install aplikasi tambahan?
Tidak. Cukup chat nomor bot WhatsApp seperti chat teman. Tidak ada aplikasi yang harus didownload atau diinstall di HP kamu.
Bisa export laporan untuk evaluasi untung per produk?
Bisa. Pakai paket Starter ke atas, kamu bisa export laporan ke CSV/Excel lewat dashboard web untuk lihat produk mana yang paling untung.
Mau untung online shop kamu ketiban jelas tiap bulan?
Mulai catat sekarang, cukup dari WhatsApp.